Infrastruktur Sekitar Sudirman: MRT, Terowongan Lalu Lintas, dan Konektivitas Jalan

Maret 23, 2026
infrastruktur sekitar sudirman

Bagi perusahaan yang ingin membuka kantor di Sudirman, perlu mengetahui infrastruktur sekitar Sudirman, terutama di kawasan bisnis SCBD. Karena infrastruktur yang baik, akan mendukung pertumbuhan kawasan bisnis yang lebih sustainable.

Sebuah kota atau kawasan bisnis tidak akan fungsional tanpa pengembangan infrastruktur yang baik. Ibaratnya, infrastruktur adalah pondasi yang menentukan pertumbuhan urbanisasi, serta manajemen lalu lintas yang bebas dari kemacetan parah.

Untungnya, kawasan sekitar Sudirman Business Central District (SCBD) dianugerahi dengan infrastruktur yang matang dan rencana urbanisasi, sehingga menjadi sangat accessible. Kira-kira seperti apa infrastruktur CBD Jakarta di sekitar Sudirman?

Mengapa Infrastruktur Sekitar Sudirman Penting untuk Bisnis dan Investasi

Banyak yang menduga bahwa infrastruktur hanya sekadar untuk pejalan kaki dan lalu lintas. Padahal, ini juga dapat berpengaruh ke bisnis dan investasi di kawasan Sudirman tersebut, karena akan dapat:

  • Membantu operasional bisnis yang lebih efisien. Infrastruktur yang baik akan dapat mempercepat transportasi barang, serta membantu perjalanan klien dan investor yang lebih cepat. Selain itu, gangguan saat operasional bisnis juga akan lebih minim.
  • Mendukung pertumbuhan ekonomi di sekitar SCBD. Dengan meningkatkan operasional bisnis, minat terhadap kawasan bisnis semakin tinggi. Akan lebih banyak perusahaan global dan pekerja luar negeri yang datang ke SCBD untuk berbisnis.
  • Meningkatkan ketertarikan investor untuk berinvestasi. SCBD yang walkable dan accessible berkat sistem infrastruktur yang kompleks, dapat menjadi selling point untuk investor proyek-proyek urbanisasi kawasan bisnis.

Infrastruktur Transportasi Publik di Sekitar Sudirman

Konektivitas kawasan bisnis Sudirman dimulai dari ketersediaan akses ke transportasi publik. Sebagai kawasan bisnis yang kaya akan berbagai opsi transportasi publik, SCBD diklaim sebagai pusat transportasi di Jakarta.

Stasiun MRT yang Berlokasikan di Koridor Sudirman

Di sepanjang jalan Sudirman terdapat beberapa stasiun MRT, namun yang akses MRT Sudirman terdekat adalah stasiun MRT Istora Mandiri. Semua stasiun di koridor ini saling terhubung, dan merupakan bagian dari Lin Utara–Selatan (Fase Pertama).

Jalur MRT ini terdiri dari 13 stasiun, serta menghubungkan Bundaran HI dengan Lebak Bulus. Fase Pertama dari proyek ini sudah mulai beroperasi sejak 2019, dengan Fase Kedua yang diprediksikan selesai di 2027–2029.

Kembali ke pembahasan soal MRT, nama Istora Mandiri itu sendiri karena hak penamaan yang diberikan ke Bank Mandiri. Lokasinya yang dekat dengan Istora Senayan juga menjadi faktor dari penamaan stasiun MRT tersebut.

Integrasi dengan Commuter Line dan Transjakarta

Stasiun MRT di sekitar Sudirman juga dapat diakses dengan rute bus raya terpadu (BRT) Transjakarta. Adapun rute BRT Transjakarta yang ideal untuk ke Sudirman yaitu Blok M–Kota (Rute 1) dan Kalideres–GBK (Rute 3F).

Transportasi di Sudirman lainnya seperti Commuter Line KRL juga dapat digunakan untuk pergi ke kawasan bisnis Sudirman. Setelah tiba di Stasiun Sudirman, penumpang dapat melanjutkan perjalanan di Jl. Jend. Sudirman hingga tiba di SCBD. 

Baca Juga: Transportasi di Sudirman: Akses MRT, Lalu Lintas, dan Kemudahan Mobilitas

Infrastruktur Jalan dan Terowongan Perkotaan di Sekitar Sudirman

Tadi itu merupakan akses ke transportasi publik. Lantas, bagaimana dengan infrastruktur jalan dan terowongan perkotaan? Kawasan sekitar Sudirman juga sudah dilengkapi dengan infrastruktur berikut:

Jalan Arteri Utama

Mulai dari jalan arteri utama, mengingat pembahasan artikel ini mengenai kawasan yang berada di sekitar Jl. Jend. Sudirman. Adapun jalan-jalan inti kawasan ini adalah:

  • Jl. Sisingamangaraja yang terletak di kawasan Blok M. Ini adalah rute awal dari Blok M–Sudirman–Dukuh Atas.
  • Jl. Jend. Sudirman yang terletak di kawasan sekitar SCBD. Ini adalah rute lanjutan dari Blok M–Sudirman–Dukuh Atas, sampai melewati Stasiun Sudirman dan berakhir di Stasiun MRT Dukuh Atas BNI.
  • Jl. M. H. Thamrin yang dapat diakses setelah melalui Bundaran HI. Jalan ini digunakan untuk mencapai area Monumen Nasional.

Akses Menuju Jalan Tol

Akses menuju jalan tol terdekat dari kawasan SCBD adalah Jakarta Inner Ring Road. Jalan tol ini bisa diakses melalui Jembatan Semanggi, dimana Jl. Jend. Gatot Subroto bersimpangan dengan Jl. Jend. Sudirman itu sendiri.

Terowongan Perkotaan dan Manajemen Lalu Lintas

Infrastruktur CBD Jakarta tidak berhenti sampai di MRT dan jalan tol. Sejak beberapa tahun lalu, sudah ada proyek dari MRT untuk membangun terowongan perkotaan yang menghubungkan MRT dengan beberapa gedung perkantoran.

Terowongan ini menghubungkan Sudirman 7.8 dengan Stasiun MRT Setiabudi Astra, dan Menara Mandiri dengan Stasiun MRT Istora Mandiri. Untuk tahun 2026, terowongan Thamrin Nine dengan Stasiun MRT Dukuh Atas BNI yang akan selesai.

Infrastruktur Keleluasaan Pejalan Kaki di Sekitar Sudirman

Selain transportasi dan infrastruktur jalan, membangun city yang walkable juga penting. SCBD sendiri sudah dianggap sebagai salah satu kawasan paling pedestrian-friendly di Indonesia, namun bagaimana dengan kawasan di sekitar Sudirman? 

Proyek Revitalisasi Trotoar dan Jembatan Penyebrangan

Berbagai trotoar dan jembatan penyebrangan di sekitar Sudirman telah direvitalisasi untuk meningkatkan keramahan dalam berjalan kaki. Berikut dua contoh hasil revitalisasi infrastruktur di sekitar Sudirman:

  • Terowongan Kendal, yang menjadi bagian dari kawasan berorientasi transit Dukuh Atas TOD. Awalnya area ini digunakan untuk jalur kendaraan bermotor, namun kini sudah direvitalisasi menjadi kawasan pejalan kaki dan pesepeda.
  • Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Gelora Bung Karno di Jl. Jend. Sudirman, yang sudah direvitalisasi menjadi lebih cantik dengan warna neon yang menghiasi malam hari. Sering digunakan untuk berjalan kaki sambil foto-foto.

Proyek Kawasan Berorientasi Transit (TOD)

Sudirman juga dilengkapi dengan proyek yang menggabungkan transportasi publik dengan zona walkable, yaitu transport-oriented development (TOD). Saat ini, sudah banyak proyek TOD seperti di Dukuh Atas, Lebak Bulus, dan Blok M, untuk menghubungkan stasiun MRT/LRT.

Adapun salah satu proyek TOD yang paling dekat dengan SCBD yaitu Pedestrian Tunnel Menara Mandiri, yang menghubungkan Menara Mandiri dengan Stasiun MRT Istora Mandiri. Tidak hanya untuk pejalan kaki, terowongan ini juga memiliki toko.

Aksesibilitas Infrastruktur Sekitar Sudirman secara Regional dan Internasional

Dan yang terakhir, bagaimana tentang konektivitas kawasan bisnis Sudirman. Sejatinya, jalan ini berhubungan langsung dengan bandara dan klaster kawasan bisnis di sekitar. Berikut apa saja infrastruktur yang menghubungkan SCBD secara regional dan internasional:

Konektivitas Bandara Internasional

Jakarta pada dasarnya sudah memiliki layanan kereta api bandara yaitu Commuter Line Bandara Soekarno–Hatta, yang dapat digunakan untuk memangkas perjalanan ke bandara tersebut. 

Namun, bagaimana layanan commuter line ini dapat diakses dari sekitar kawasan bisnis Sudirman?

  • Dari SCBD, masyarakat sekitar dapat menggunakan stasiun MRT Istora Mandiri, untuk pergi ke stasiun MRT Dukuh Atas BNI. 
  • Karena Dukuh Atas BNI memiliki sistem transportasi yang interchangeable, dari sini, masyarakat bisa langsung mengakses ke layanan kereta api bandara tersebut melalui Stasiun BNI City.

Akses ke Klaster Kawasan Bisnis

Jl. Jend. Sudirman itu sendiri berada di klaster kawasan bisnis SCBD, yang juga merupakan bagian dari Segitiga Emas Jakarta. Ini berarti dari Sudirman, bisa langsung ke Thamrin dan Kuningan yang lokasinya dekat.

Akses ke klaster kawasan bisnis tersebut juga sangat mudah, salah satunya dengan stasiun MRT. Stasiun MRT Setiabudi Astra berada dekat dengan wilayah Kuningan, sementara Stasiun MRT Dukuh Atas BNI berada dekat di wilayah Thamrin.

Baca Juga: Sudirman vs Kuningan: Di Mana Sebaiknya Anda Bekerja?

Kesimpulannya, infrastruktur sekitar Sudirman memang harus diakui kehebatannya. Mulai dari publik transportasi yang lengkap, adanya terowongan perkotaan, trotoar dan jembatan yang walkable, hingga akses ke bandara yang lebih cepat.

Untungnya, Sudirman bukan cuma hanya memiliki infrastruktur yang baik, namun juga private office yang berkualitas. Salah satunya bisa Anda dapatkan dari Flow, yang memiliki ruang kantor pribadi dengan desain kelas dunia AYANA, teknologi mutakhir, dan fasilitas lengkap.

Namun yang terpenting, private office Flow berada di sekitar Sudirman. Anda jadi merasakan manfaat yang dobel, dari bagusnya infrastruktur sekitar Sudirman, dan private office dengan sentuhan premium. Hubungi Flow sekarang untuk tur kantor barumu.

Eager to see our space in person? Drop by at your convenience for a walk-in tour, subject to availability, or schedule an in-person tour below.