Dari perspektif turis dan ekspat, Jakarta dianggap sebagai kota yang affordable jika dibandingkan dengan kota Asia lainnya. Meski begitu, ekspat tetap harus mengetahui biaya hidup di Sudirman sebagai persiapan, sebelum tiba di kawasan bisnis tersebut.
Sudirman CBD pada dasarnya adalah kawasan elit yang dipenuhi dengan fasilitas dan gaya hidup serba mewah. Jika dibandingkan dengan kawasan metropolitan Jabodetabek, Sudirman CBD masih tetap salah satu kawasan dengan biaya hidup yang termahal.
Maka dari itu, ekspat perlu mempelajari berapa besar biaya hidup di kawasan pusat bisnis Jakarta tersebut. Hanya dengan begitu, ekspat dapat memutuskan jika apakah Sudirman CBD layak untuk dihuni.
Memahami Biaya Hidup di Sudirman
Di samping kemewahan dan kepraktisan hidup di kawasan Sudirman CBD, ada biaya besar yang harus dibayar. Adapun perhitungan biaya hidup di Sudirman Jakarta 2026 untuk ekspat dalam artikel ini didasari oleh berbagai faktor, yaitu:
- Tinggal sendirian atau membawa keluarga dari tempat asal. Biaya hidup akan lebih meningkat jika ekspat memiliki keluarga dan anak, terutama karena harus membiayai pendidikan anak dan kebutuhan keluarga. Berbeda jika ekspat hanya datang sendirian karena urusan pekerjaan.
- Gaya hidup ekspat sehari-hari. Banyaknya hal yang bisa dibeli di Sudirman CBD dapat mempengaruhi ekspat untuk melakukan pembelian impulsif. Jika ekspat pada dasarnya memiliki gaya hidup yang hemat, maka pengeluaran biaya hidup akan lebih murah.
Tempat Hunian dan Biaya Sewa di Sudirman Jakarta
Dimulai dari harga sewa di Sudirman Jakarta, yang akan menjadi bagian termahal dari total biaya hidup ekspat Sudirman. Sebagai kawasan bisnis, Sudirman CBD umumnya menyediakan apartemen dan kondominium.
Estimasi Biaya Sewa Apartemen di Sudirman (Tahun 2026)
Berdasarkan hasil pencarian beberapa situs marketplace, harga apartemen Sudirman CBD berkisar di antara Rp7.000.000,- hingga Rp35.000.000,- per bulan. Ini tergantung dari ukuran apartemen dan jumlah kamar tidur yang ada di apartemen tersebut.
Sebagai alternatifnya, ekspat dapat memilih untuk menyewa kost dengan biaya sewa di bawah Rp7.000.000,- per bulan. Meski begitu, opsi ini lebih cocok untuk ekspat yang tinggal sendiri, karena harus berbagi fasilitas publik dengan anak kost lainnya.
Beda Serviced Apartment dan Kondominium
Kost di atas termasuk serviced apartment, namun lebih “merakyat” jika dibandingkan dengan serviced apartment di Sudirman CBD. Lantas, apa bedanya dengan kondominium?
- Secara sistem, serviced apartment seperti hotel, dengan adanya staf untuk layanan kebersihan dan perbaikan. Sementara itu, kondominium lebih ke unit rumah yang ada di gedung tinggi, dengan communal area yang dirawat oleh komunitas bersama.
- Secara biaya, serviced apartment disewa secara harian (per malam), bulanan, atau tahunan, dengan sebagian fasilitas sudah termasuk ke biaya sewanya. Sementara itu, kondominium dibayar secara kontan, dengan sistem cicilan untuk yang masih dikonstruksi.
- Secara kegunaan, serviced apartment lebih cocok jika ekspat tinggal di Sudirman CBD untuk sementara. Sementara itu, kondominium lebih cocok jika ekspat ingin tinggal lebih lama, dan kondominium bisa dijadikan sebagai aset properti.
Biaya Maintenance dan Utilitas
Soal maintenance dan utilitas tetap tergantung apakah ekspat tinggal di serviced apartment atau kondominium. Biaya sewa serviced apartment umumnya sudah menutupi biaya-biaya tersebut.
Sementara untuk kondominium, ekspat perlu mempersiapkan biaya bulanan sekitar Rp1.000.000,- sampai Rp1.500.000,- per bulan untuk air, listrik, Wi-Fi, dan kebutuhan lainnya.
Selain itu, ekspat mungkin juga akan memerlukan paket mobile internet, bensin untuk kendaraan, dan asisten rumah tangga. Namun, ini opsional.
Biaya Sehari-Hari di Sudirman Jakarta
Tadi itu merupakan biaya sewa tempat hunian, lalu bagaimana dengan daily spending? Berikut penjelasannya mulai dari biaya makan, minum, dan transportasi, yang mana ketiganya adalah kebutuhan utama:
Biaya untuk Makan dan Budaya Ngopi
Meski Sudirman CBD kawasan elit dan memiliki restoran mewah, namun masih ada warung dan food court yang menyajikan kuliner dengan harga yang relatif murah. Sebagai perbandingannya:
- Harga makanan di warung dimulai dari Rp15.000,- hingga Rp35.000,-.
- Harga makanan di food court dimulai dari Rp70.000,- hingga Rp150.000,-.
- Harga makanan di restoran mewah bisa mencapai Rp500.000-.
Untuk yang suka ngopi, ekspat dapat membeli kopi dengan harga Rp15.000,- hingga Rp60.000,-. Di Jakarta secara keseluruhan, kopi branded seperti Starbucks seharga Rp50.000 ke atas (untuk tahun 2026).
Bahan Pokok dan Barang Impor
Harga bahan pokok masih tergolong murah di Sudirman CBD, namun, harga dapat naik sewaktu-waktu di bulan Ramadan dan Nataru. Sementara untuk barang impor dan alkohol, harganya meningkat pesat karena:
- Untuk barang impor, kenaikan harga disebabkan mata uang Rupiah yang lemah, serta pajak seperti bea impor.
- Untuk minuman beralkohol, kenaikan harga disebabkan oleh pajak tarif cukai yang tinggi.
Biaya Transportasi
Karena Sudirman CBD memiliki stasiun MRT, maka ini dapat menjadi jalur transportasi utama bagi ekspat. Harga tiket sekali pakai bervariasi sesuai destinasi, dengan harga tidak lebih dari Rp14.000,- untuk single trip.
Selain itu, ekspat juga dapat menggunakan layanan aplikasi ojek online (ride-hailing), dengan harga yang juga bervariasi tergantung dari destinasi dan jenis kendaraan ojek.
Biaya Gaya Hidup di Sudirman Jakarta
Lifestyle atau gaya hidup juga menjadi bagian dari biaya hidup ekspat Sudirman. Karena gaya hidup tiap ekspat berbeda-beda, maka begitu juga dengan biayanya. Di bawah ini dapat dijadikan sebagai referensi dari biaya gaya hidup di Sudirman:
Kebugaran dan Gaya Hidup Sehat
Bagi ekspat yang ingin tetap fit, harga untuk gym membership di Sudirman CBD sekitar Rp300.000,-. Jika apartemen ekspat memiliki fasilitas umum seperti gym, maka ini tidak termasuk dalam perhitungan.
Untuk menjaga gaya hidup sehat dengan pijat, spa, dan lain sebagainya, harganya juga tidak terlalu berbeda dengan gym membership. Umumnya, ini dibuat dalam bentuk paket dengan layanan dan penawaran yang berbeda.
Hiburan dan Kehidupan Sosial
Sudirman CBD memiliki berbagai macam hiburan dan kehidupan sosial yang dapat ekspat nikmati. Klub malam tentunya akan lebih mahal, mengingat harga minuman beralkohol yang dikenakan pajak tinggi.
Untuk hiburan yang lebih murah, seperti bioskop misalnya, harga per tiket di mulai dari Rp50.000,- saja. Selain itu, jika ekspat membawa anak, masih ada permainan arcade seperti Timezone, yang kerap memiliki promosi unlimited playing.
Liburan Singkat dan Pariwisata
Karena Sudirman CBD pada dasarnya kawasan urban, maka ekspat akan lebih menghabiskan waktu di luar Sudirman untuk liburan singkat dan pariwisata. Namun, masih ada tempat healing yang lebih dekat seperti Habitat Park di SCBD.
Adapun harga tiket masuknya adalah Rp55.000,- per orang, dengan biaya tambahan untuk akses ke hiburan tertentu. Jika ingin keluar kota, maka destinasi umum untuk pariwisata adalah Puncak, dengan perjalanan yang memakan waktu beberapa jam.
Apa Biaya Hidup di Sudirman Membuatnya Layak untuk Ekspat?
Dengan mengetahui biaya hidup di kawasan pusat bisnis Jakarta Selatan ini, apakah Sudirman layak dihuni? Jawabannya tetap tergantung apakah ekspat siap secara finansial. Kawasan bisnis ini masih tergolong affordable, dan masih bisa dihemat jika perlu.
Meski begitu, ekspat tetap harus bijak dalam mengelola keuangan agar dapat menekan pengeluaran biaya hidup di Sudirman CBD. Dengan begitu, ekspat dapat menikmati hidup berkualitas dengan biaya yang sewajarnya.
Apabila ekspat juga ingin mencari coworking space saat tinggal di Sudirman CBD, Flow adalah solusinya. Berlokasi di SCBD juga, ekspat akan mendapatkan pelayanan bintang lima dengan communal area dan desain kelas dunia. Hubungi Flow sekarang.